Wednesday, April 24, 2013

Pepeng komedian pemandu kuis jari-jari ternyata jualan domain

ternyata pepeng komedian yang dulu jadi pemandu kuis jari-jari sejak sakit sekarang jualan domain dari tempat tidurnya. berikut artikelnya. pepeng sakit jualan domain Komedian Pepeng, meski banyak berada di atas tempat tidur karena kondisi sakit, namun bukan berarti tidak melakukan apa-apa. Keseharian aktivitasnya berada di depan laptop yang menjadi istri pertamanya. “Kalau dulu kan dia seperti belatung nangka, tapi sekarang lebih teratur. Bangun tidur itu dia langsung megang istrinya, kalau saya kan cuma istri kedua istri pertamanya ya laptop-nya,” ungkap istri Pepeng, Tami saat ditemui di FX Plaza, Jakarta Selatan, Rabu (1/12) lalu. Lewat laptop, Pepeng sudah satu tahun menjalankan bisnis secara online, berjualan domain dari tempat tidurnya. Itu yang kerap membuat pembawa acara kuis Jari-Jari itu sering lupa waktu. “Itu kalau nggak dibentak sama kita dia bisa nggak berhenti di depan laptop-nya, pernah sampai jam 7 pagi nggak tidur,” tegasnya. Selain itu Pepeng juga produktif menulis artikel dan buku, kini dirinya tengah menyelesaikan sebuah buku yang masih butuh beberapa revisi di bagian akhir. Rencananya akan segera diselesaikan, karena kuliahnya juga telah diselesaikan. “Cuma masih ada yang kurang, jadi belum dikasih ke penerbit. Karena masih ada satu ilmu yang dia nggak mampu dan dia mau lulus dulu, saya nggak tahu ilmu apa tapi tentang hidup,” tegasnya. Pepeng sudah berbaring selama lebih dari 5 tahun karena sebuah penyakit. Namun hidupnya tetap penuh dengan motivasi, dia tetap produktif dengan aktivitasnya yang tidak pernah berhanti. Kuliah S2-nya pun telah diselesaikan, dan berencana menempuh S3, jurusan Psikologi. Terbaring 5 Tahun, Pepeng Jadi Pebisnis VIVAnews – Ferrasta Soebardi atau yang dikenal dengan Pepeng, adalah komedian yang pernah beken dengan grup lawak Sersan Prambors bersama rekan-rekannya Sys NS, Krisna Purwana dan Nana Krip. Pria kelahiran 23 September 1954 itu masih tebaring sakit akibat penyakit langka yang dideritanya yakni Multiple Sclerosis, sebuah penyakit yang menyerang sistem saraf tubuh dan melumpuhkan sistem saraf pusat. Akibatnya, Pepeng harus menerima kondisinya terbaring selama lebih dari 5 tahun di kamar tidurnya. Tapi, bukan berarti ia berhenti beraktivitas. Sampai saat ini, semangat Pepeng untuk berkarya tetap hidup. Ia bahkan tengah sibuk menulis buku. “Iya, tapi bukunya belum selesai karena masih ada yang kurang, jadi belum dikasih ke penerbit. Bukunya itu tentang panduan untuk menghadapi hidup,” kata Tami, istri Pepeng yang ditemui di FX kawasan Senayan beberapa waktu lalu. Selain itu, komedian yang pernah membintangi film ‘Anunya Kamu’ ini, juga sedang fokus berbisnis dengan membuat dan menjual domain, untuk alamat website. “Sekarang cari uangnya dari situ. Itu yang bikin dia tambah semangat, bisnis ini sudah berjalan sekitar satu tahun,” kata sang istri. Sejak terserang sakit sejak Juli 2005, Pepeng terpaksa berhenti dari dunia keartisan dan lebih banyak menghabiskan waktunya di atas kursi roda dan tempat tidur. “Kegiatan dia masih normal. Kalau bangun tidur sekarang dia nggak langsung megang istrinya. Kalau saya kan cuma istri kedua, istri pertama dia ya laptopnya,” ucap Tami. Pria yang dulu sukses memandu kuis ‘Jari-jari’ ini juga berniat untuk melanjutkan pendidikan S3. Menurut sang istri, Pepeng sudah mendaftar ke jurusan Psikologi, Universitas Indonesia. repost dari: http://www.adsense-id.com/forums/showthread.php/62019-PEPENG-Pebisnis-Online-yg-MENGINSPIRASI-!

Wednesday, April 10, 2013

Spirit enterpreneurhip Ir Ciputra

“Jangan menghitung berapa kali anda gagal, tapi hitunglah berapa kali anda bangkit”
menarik sekali, itulah pesan dari seorang interpreneur yang tidak asing lagi namanya di telinga kita, Ir Ciputra.
bahkan kata-kata tersebut ditulisnya besar-besar di depan kampus Ciputra University di Surabaya.



Banyak ahli menyebut wirausaha/enterpreneur menjadi jalan satu-satunya untuk mengatasi masalah akut kemiskinan dan lapangan kerja di negeri ini. bahkan February yang lalu presiden SBY mencanangkan sebuah gerakan yang dinamakan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) untuk men-triger semangat enterpreneurship penduduk Indonesia.

Tetapi miris, di sisi lain keadaan yang sebaliknya sudah terpatri di benak masyarakat kita, terutama pada “golongan tua” meskipun tidak sedikit dari golongan muda juga. Banyak dari masyarakat kita yang menganggap kalo tidak kerja di “kantoran” itu belum bisa dikatakan berhasil /sukses.

Bagaimana menurut anda?