Thursday, September 13, 2012

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Rumah

Rumah merupakan idaman semua keluarga, namun tidak sedikit diantara mereka yang masih belum berpengalaman dalam hal membeli rumah terutama bagi yang baru menikah. Jangan sampai anda kena tipu dalam membeli rumah, cermati dengan teliti sebelum membeli. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum membeli rumah agar tidak membuat Anda menyesal ataupun rugi ketika membeli rumah dari pengembang, berikut hal-hal yang penting untuk dipertimbangkan.



1. Lokasi

Lokasi sangatlah penting untuk kita perhatikan sebelum membeli sebuah rumah. Periksa lokasi perumahan di Dinas Tata Kota agar sesuai dengan peruntukan rencana pengembangan kota. Jangan sampa terjadi pengalaman yang sama dengan berikut ini. Pernah terjadi sebuah kompleks perumahan yang baru saja berdiri, harus dijual kembali seharga NJOP karena merupakan daerah yang akan dibangun jalan tol.

Pertimbangkan apakah lokasi calon rumah memiliki kemudahan akses jalan dan kendaraan umum ke tempat beraktivitas utama sehari-hari. Pertimbangkan juga fasilitas umum yang berada di sekitar seperti sekolah, rumah sakit, POM bensin, tempat ibadah, pasar dan lain-lain untuk memudahkan anda dalam keseharian.

2. Status tanah

Memeriksa status tanah sangatlah penting untuk anda perhatikan, jangan sampai ketika deal sudah terjadi ternyata ada persengketaan di tanah yang anda beli tersebut. Periksa status tanah calon rumah ke BPN, apakah bebas sengketa? Sering terjadi satu lokasi tanah memiliki sertifikat ganda. Pengembang yang nakal seringkali tidak mempedulikan efek merugikan yang ditanggung pembeli di kemudian hari, cermati siapa pengembangnya.

3. Rincian Harga Rumah

Tanyakan secara detail kepada pengembang, mencakup apa saja harga rumah yang ditawarkan. Harga rumah total mencakup biaya pembangunan rumah, BPHTB, pemecahan sertifikat, PPN, notaris, biaya balik nama. Anda harus mendapat kejelasan siapa yang akan membayar biaya tersebut dengan harga yang ditawarkan pengembang. Anda yang belum pernah membeli rumah tentu saja tidak tahu akan hal-hal di atas, sebaiknya cari pengembang yang terpercaya dan carilah partner yang berpengalaman misalnya orang tua anda untuk mendampingi anda saat membeli rumah.

4. Spesifikasi Bangunan Rumah

Harus cermat mencocokkan spesifikasi bangunan riil dengan yang ditawarkan pada brosur. Hal ini untuk mencegah Anda mengeluarkan uang ekstra untuk mengganti beberapa komponen rumah akibat kualitas yang tidak memadai. Periksa dengan seksama kualitas materialnya, jangan sampai rumah baru ditempati 1 tahun ternyata kayunya sudah pada keropos dan anda terpaksa harus merenovasi total rumah tersebut.

5. Pemecahan Sertifikat Rumah

Terdapat kemungkinan pengembang tidak memecah sertifikat induk. Untuk meminjam modal, beberapa Bank dapat menerima sertifikat induk sebagai kolateral (jaminan). Pastikan bahwa pengembang mengurus proses pemecahan sertifikat dengan mengecek proses di BPN.

6. Kredibilitas Pengembang

Cari tahu kredibilitas dari pengembang, karena akan menentukan kelancaran pembangunan rumah Anda. Anda bisa menanyakan kredibilatas pengembang dari para konsumen yang pernah membeli rumah di perumahan lain yang dikembangkan oleh pengembang yang sama.

7. Kualitas air

Air menjadi kebutuhan vital sehari-hari. Usahakan pada saat pembangunan rumah menggunakan air di kavling tanah Anda. Selain untuk menguras air, juga dapat diketahui secara dini kualitas kelayakan air untuk keperluan domestik.

8. Sistem Keamanan Lingkungan

Perhatikan jenis sistem keamanan lingkungan, dan akses terhadap lingkungan sekitar. Perhatikan pagar/ tembok kawasan apakah dapat diakses oleh selain penghuni.

Jadi, bagi Anda yang ingin membeli rumah baru, perhatikan tips di atas, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selamat beli rumah impian anda.
Rumah Minimalis | RUMAH | MEWAH

Double S Property
Jl. Bango Raya. No.28, Cilandak
Jakarta Selatan, Indonesia. 12450
Telp: 021 - 75912373 (8:30 am - 4:30 pm)
Email: info@rumahmewah.co.id
www.rumahmewah.co.id
Khusus menyediakan rumah mewah di Jakarta selatan

No comments:

Post a Comment