Wednesday, October 10, 2012

Pengelolaan Strategi di Industri Keuangan dengan BSC (Balanced Scorecard)

Anto, sebut saja demikian, diundang untuk menghadiri pesta pernikahan temannya. Kebetulan Anto belum pernah pergi ke daerah tempat pesta tersebut diadakan. Oleh karena itu, Anto bertanya pada dua/orang temant yang cukup mengenal daerah tersebut untuk memberikan petunjuk arah. Teman pertama memberikan petunjuk sebagai berikut, "Dari daerah XYZ, jalan terus ke arah ABC. Setelah melewati dua lampu merah, belok kiri. Setelah melewati pos polisi sekitar 500 meter dari lampu merah tadi, putar balik. Pada pertigaan pertama, belok kiri. Sekitar 2 kilometer dari sana, ada taman kota. " Sementara itu, teman kedua memberikan petunjuk arah dengan cara yang berbeda, yaitu dalam bentuk gambar petai lokasi pesta, lengkap dengan petunjuk jalan di sekeliling lokasi tersebut.


Manakah yang lebih dipilih Anto sebagai patokan untuk pergi ke lokasi pesta tersebut? Tentunya petunjukyang berupa gambar peta karena berupa visualisasi yang memudahkan Anto untuk memahami tempat yang akan dituju. Peta lokasi merupakan alat visualisasi petunjuk jalan yang lebih? efektif bagi Anto dalam mencapai tujuannya.




[caption id="" align="aligncenter" width="472"]balanced scorecard balanced scorecard[/caption]

Demikian juga Balanced Score card merupakan sebuah alat visualisasi bagi perusahaan dalam menjalankan manajemen strategi menuju tercapainya visi perusahaan.


Balanced Scorecard membantu manajemen dalam memvisualisasikan strategi perusahaan ke dalam bubble-bubble sasaran strategis, yang saling terhubung satu sama lain dalam hubungan sebab akibat yang logis, membentuk sebuah peta strategi perusahaan. Framework Balanced Scorecard yang sangat kuat membuat setiap sasaran strategis dilengkapi dengan indikatordan target sebagai alat untuk mengukur tercapai-tidaknya sasaran tersebut. Lebih jauh lagi, peta strategi juga dilengkapi dengan inisiatif-inisiatif strategis untuk mendorong perusahaan dalam mencapai sasaran-sasaran strategis yang sudah ditetapkan.


Dengan menggambarkan strategi perusahaansecara visual dalam bentuk sebuah peta strategi, karyawan dalam perusahaan akan lebih mudah memahami arah dari perusahaan dan cara mereka dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan perusahaan.


Pemanfaatan Balanced Scorecard telah digunakan secara meluas untuk berbagai macam organisasi sejak diperkenalkan di Amerika tahun 1990-an. Di Indonesia, penerapannya telah dilakukan, baik swasta, BUMN, pemerintahan, maupun NGO, baik ukuran besar maupun kecil, dan yang, bergerak di industri apa pun, mulai dari manufacturing, jasa, consumer goods, pertambangan, maupun industri keuangan.


Bidang industri keuangan dalam hal ini. Industri keuangan yang meliputi perbankan, memiliki paritas atau kesamaan. Jenis layanan dan tingkat persaingan yang cukup tinggi di dalam masing-masing industri tersebut. lndustri keuangan juga memiliki karakteristik yang complicated, melibatkan ribuan hingga jutaan transaksi yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keandalannya pelayanan. Industri keuangan seperti perbankan bahkan juga memiliki dua jenis pelanggan yang secara karakteristik memiliki perbedaan yang signifikan dan membutuhkan strategi pengelolaan yang berbeda, yaitu kreditur dan debitur. Oleh karena itu, dibutuhkan, strategi perusahaan yang “spesifik dan berbeda, tetapi dapat dieksekusi sampai tingkat operasional paling bawah.


Agar seluruh sumber daya dalam perusahaan bisa digunakan, memahami strategi, dan bergerak menuju pencapaian sasaran yang sama, dengan cepat dan tanggap, dibutuhkan suatu management system di dalam perusahaan. Balanced Scorecard sebagai sebuah management system dengan peta strategi sebagai salah satu tools dan framework yang sangat kuat bisadigunakan sebagai salah satu alternatif utama pengelolaan strategi di industri keuangan.

No comments:

Post a Comment